Langsung ke konten utama

Panduan Jenis Kaca Farmasi & Kemasan

Pelajari perbedaan setiap jenis kaca yang digunakan dalam industri farmasi, kosmetik, minuman, dan essential oil. Temukan tipe kaca yang tepat untuk produk Anda.

Mengapa Jenis Kaca Penting untuk Kemasan Farmasi?

Pemilihan jenis kaca yang tepat merupakan faktor kritis dalam industri farmasi dan kemasan. Setiap tipe kaca memiliki komposisi kimia, sifat fisik, dan tingkat proteksi yang berbeda terhadap produk yang dikemas. Kesalahan dalam memilih tipe kaca dapat menyebabkan degradasi produk, perubahan pH, kontaminasi, hingga penurunan efikasi obat. Oleh karena itu, regulasi internasional seperti USP (United States Pharmacopeia) dan EP (European Pharmacopoeia) menetapkan klasifikasi ketat untuk kaca kemasan farmasi.

Di Indonesia, sebagian besar kemasan botol kaca farmasi menggunakan kaca Tipe III (soda-lime glass) yang memenuhi standar BPOM dan Farmakope Indonesia. Kaca tipe ini menawarkan keseimbangan optimal antara ketahanan kimia, kemudahan produksi, dan efisiensi biaya. Namun, untuk produk tertentu seperti obat sensitif cahaya, essential oil, dan serum premium, diperlukan varian warna kaca khusus seperti amber, clear/flint, atau cobalt blue.

Sebagai pabrik botol kaca bersertifikasi cGMP dan ISO 15378, Pharmaglass memahami pentingnya pemilihan material kaca yang tepat. Tim teknis kami siap membantu Anda menentukan jenis kaca terbaik berdasarkan karakteristik produk, regulasi yang berlaku, dan kebutuhan branding. Berikut adalah panduan lengkap setiap jenis kaca yang kami produksi.

Perbandingan Jenis Kaca Farmasi

Properti Type III (Soda-Lime) Amber Clear/Flint Cobalt Blue
Proteksi UV Sedang Sangat Tinggi Rendah Tinggi
Transparansi Bervariasi Rendah (gelap) Sangat Tinggi Rendah (biru)
Ketahanan Kimia Baik (USP Type III) Baik (USP Type III) Baik (USP Type III) Baik (USP Type III)
Aplikasi Utama Sirup, minuman, kosmetik Obat cair, sirup, vitamin Parfum, serum, minuman premium Essential oil, aromaterapi
Harga Relatif Ekonomis Menengah Menengah Premium

Klasifikasi Kaca Menurut USP & EP

Standar internasional USP (United States Pharmacopeia) dan EP (European Pharmacopoeia) mengklasifikasikan kaca kemasan farmasi berdasarkan ketahanan hidrolitik (hydrolytic resistance) yaitu kemampuan kaca menahan pelepasan ion alkali ketika berkontak dengan air atau larutan. Klasifikasi ini penting karena ion yang terlepas dari kaca dapat mempengaruhi stabilitas, pH, dan keamanan produk farmasi.

Tipe I (Borosilikat) memiliki ketahanan hidrolitik tertinggi berkat kandungan boron oksida (B2O3) yang tinggi. Tipe ini digunakan untuk obat injeksi (parenteral) dan produk yang sangat sensitif. Tipe II adalah kaca soda-lime yang telah diberi perlakuan permukaan (dealkalization) untuk meningkatkan ketahanan kimia permukaannya. Tipe III adalah kaca soda-lime standar yang paling banyak diproduksi dan digunakan untuk sirup, obat oral, minuman, dan kosmetik.

Pharmaglass sebagai produsen botol kaca utama di Indonesia memproduksi kaca Tipe III dalam berbagai varian warna. Semua produk kami diuji di laboratorium QC terintegrasi untuk memastikan kepatuhan terhadap standar USP <660>, EP 3.2.1, dan Farmakope Indonesia. Setiap batch dilengkapi Certificate of Analysis (CoA) yang mencakup hasil uji hidrolitik, dimensi, dan visual.

FAQ — Jenis Kaca Farmasi & Kemasan

Apa saja klasifikasi jenis kaca menurut USP dan EP untuk kemasan farmasi?

Menurut USP (United States Pharmacopeia) dan EP (European Pharmacopoeia), kaca untuk kemasan farmasi diklasifikasikan menjadi 4 tipe: Tipe I (borosilikat) dengan ketahanan kimia tertinggi, Tipe II (soda-lime treated) yang telah diberi perlakuan permukaan, Tipe III (soda-lime) yang paling umum digunakan, dan Tipe NP (non-parenteral) untuk kemasan non-injeksi. Pharmaglass memproduksi kaca Tipe III yang merupakan standar industri farmasi Indonesia.

Apa perbedaan utama antara botol kaca amber dan botol kaca clear/flint?

Botol kaca amber mengandung besi oksida dan karbon yang memberikan warna cokelat gelap untuk memblokir sinar UV (290-450nm), melindungi produk sensitif cahaya seperti obat-obatan dan essential oil. Botol kaca clear/flint transparan tanpa pewarna, ideal untuk produk yang membutuhkan visibilitas tinggi seperti parfum, serum premium, dan produk minuman. Pemilihan tergantung pada sensitivitas produk terhadap cahaya.

Mengapa botol kaca cobalt blue populer untuk essential oil?

Botol kaca cobalt blue mengandung kobalt oksida yang memberikan warna biru khas dan kemampuan memblokir sinar UV lebih tinggi dari kaca clear. Warna biru premium memberikan kesan eksklusif pada branding produk essential oil dan aromaterapi. Selain proteksi cahaya yang baik, kaca cobalt blue juga tahan terhadap reaksi kimia dengan minyak atsiri, menjaga kualitas dan kemurnian produk.

Pharmaglass memproduksi kaca tipe apa saja?

Pharmaglass memproduksi kaca Tipe III (soda-lime glass) yang merupakan tipe paling umum untuk kemasan farmasi, minuman, dan kosmetik. Kami menyediakan varian warna amber (proteksi UV), clear/flint (transparansi premium), dan cobalt blue (untuk essential oil). Semua produk diproduksi di fasilitas bersertifikasi cGMP dan ISO 15378 dengan standar quality control ketat.

Butuh Konsultasi Jenis Kaca untuk Produk Anda?

Tim teknis Pharmaglass siap membantu Anda memilih jenis kaca yang tepat berdasarkan kebutuhan produk, regulasi, dan budget. Konsultasi gratis!

Butuh Kemasan Plastik?

Kunjungi Dermapack, mitra kemasan plastik kami untuk kosmetik, skincare, dan personal care.

Kunjungi Sekarang →