Glosarium Kemasan Kaca & Farmasi
Referensi lengkap lebih dari 50 istilah penting dalam industri kemasan kaca dan farmasi. Pahami terminologi yang digunakan dalam proses produksi, material, quality control, dan sertifikasi.
A
Amber Glass (Kaca Amber)
Kaca berwarna coklat kekuningan yang memberikan proteksi terhadap sinar UV. Sangat penting untuk kemasan obat-obatan dan essential oil yang sensitif terhadap cahaya.
Lihat produk terkaitAnnealing
Proses pendinginan kaca secara terkontrol dalam lehr untuk menghilangkan tegangan internal. Memastikan durabilitas dan keamanan botol kaca.
B
Batch House
Bagian pabrik kaca tempat bahan baku (silica sand, soda ash, limestone) dicampur sesuai formulasi sebelum dimasukkan ke furnace.
Blow and Blow Process
Metode pembentukan botol kaca narrow-neck menggunakan dua tahap hembusan udara di mesin IS. Cocok untuk botol dengan mulut sempit.
Borosilicate Glass (Kaca Borosilikat)
Kaca dengan kandungan boron oksida tinggi (USP Type I) yang memiliki ketahanan termal dan kimia terbaik. Ideal untuk kemasan obat injeksi dan produk sensitif.
BPOM
Badan Pengawas Obat dan Makanan, regulator Indonesia yang mengawasi keamanan obat, makanan, dan kemasan yang berkontak dengan produk konsumsi.
Lihat produk terkaitC
cGMP (current Good Manufacturing Practice)
Standar regulasi produksi yang menjamin konsistensi kualitas produk. Wajib untuk produsen kemasan primer farmasi seperti Pharmaglass.
Lihat produk terkaitClosure (Tutup Botol)
Komponen penutup botol kaca termasuk screw cap, crown cap, dropper assembly, pump, dan pilfer-proof cap.
Cobalt Blue Glass
Kaca berwarna biru tua yang memberikan proteksi UV dan tampilan premium. Populer untuk botol essential oil dan produk aromaterapi.
Lihat produk terkaitCrown Cap
Tutup botol logam yang ditekan pada crown finish. Umum digunakan untuk botol minuman dan beberapa produk farmasi.
Cullet
Pecahan kaca daur ulang yang dicampur dengan bahan baku baru dalam proses peleburan. Mengurangi konsumsi energi dan biaya produksi.
D
Dealkalization
Proses treatment permukaan kaca soda-lime dengan sulfur dioksida untuk mengurangi pelepasan alkali, mengubahnya menjadi USP Type II.
Delamination
Kondisi di mana lapisan tipis kaca terlepas dari permukaan internal botol dan masuk ke dalam produk. Masalah serius untuk kemasan farmasi yang harus dihindari.
E
Euro-Dropper
Sistem tetes standar Eropa yang dipasang pada mulut botol untuk mengontrol jumlah tetesan. Umum untuk botol essential oil dan obat tetes.
Lihat produk terkaitF
Flint Glass (Kaca Clear)
Kaca transparan tanpa pewarna, memberikan visibilitas penuh terhadap isi produk. Cocok untuk sirup berwarna dan produk yang perlu ditampilkan.
Furnace (Tungku Peleburan)
Tungku bersuhu 1.500°C yang meleburkan bahan baku kaca menjadi molten glass. Pharmaglass mengoperasikan furnace berkapasitas besar dengan 2 jalur aktif.
G
Gob
Tetesan kaca cair dari furnace yang akan dibentuk menjadi botol oleh mesin IS. Berat dan temperatur gob harus dikontrol dengan presisi.
GMP (Good Manufacturing Practice)
Standar praktik produksi yang menjamin kualitas dan keamanan produk. Dasar untuk sertifikasi cGMP.
Lihat produk terkaitH
Hydrolytic Resistance
Kemampuan kaca menahan degradasi kimia saat kontak dengan air/larutan berair. Diukur melalui uji pelepasan alkali. Kunci kualitas kaca farmasi.
Halal Certification
Sertifikasi yang menjamin proses produksi botol kaca sesuai syariat Islam, termasuk material dan proses yang digunakan.
Lihat produk terkaitI
IS Machine (Individual Section)
Mesin pembentuk botol kaca yang terdiri dari beberapa section independen, masing-masing mampu memproduksi botol secara simultan.
ISO 9001
Standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Pharmaglass bersertifikasi ISO 9001 untuk menjamin konsistensi proses produksi.
Lihat produk terkaitISO 14001
Standar internasional untuk sistem manajemen lingkungan. Memastikan proses produksi kaca ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Lihat produk terkaitISO 15378
Standar internasional khusus untuk kemasan primer farmasi, mengintegrasikan ISO 9001 dengan persyaratan GMP tambahan.
Lihat produk terkaitISO 45001
Standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Melindungi pekerja di lingkungan pabrik kaca.
Lihat produk terkaitL
Lehr (Annealing Oven)
Oven pendingin panjang tempat botol kaca menjalani proses annealing secara bertahap dari suhu tinggi ke suhu ruangan.
Light Transmission
Persentase cahaya yang dapat menembus kaca. Kaca amber memblokir sebagian besar UV/visible light, melindungi produk sensitif cahaya.
Limestone (Batu Kapur)
Bahan baku kaca (CaCO3) yang memberikan stabilitas kimia dan durabilitas pada produk kaca akhir.
Lead Time
Total waktu dari konfirmasi order hingga produk siap kirim. Umumnya 3-7 hari kerja untuk stok standar di Pharmaglass.
M
MOQ (Minimum Order Quantity)
Jumlah pesanan minimum. Di Pharmaglass, MOQ mulai dari 10.000 pcs per desain untuk botol kaca standar.
Lihat produk terkaitMold (Cetakan Kaca)
Cetakan besi cor atau logam khusus yang membentuk gob menjadi botol kaca. Terdiri dari blank mold dan blow mold.
Lihat produk terkaitN
Narrow Mouth (Mulut Sempit)
Botol kaca dengan diameter mulut kecil, umumnya untuk botol sirup, dropper, dan essential oil.
Neck Ring
Bagian mold yang membentuk leher botol dan neck finish. Menentukan kompatibilitas dengan closure.
O
Opal Glass (Kaca Opal)
Kaca putih susu semi-transparan yang memberikan tampilan premium. Cocok untuk jar kosmetik dan botol skincare mewah.
Lihat produk terkaitP
Parenteral
Rute pemberian obat selain melalui saluran pencernaan (injeksi, infus). Kemasan parenteral memerlukan kaca USP Type I atau II.
Pharmacopoeia
Buku standar resmi yang memuat spesifikasi bahan baku, obat, dan kemasan farmasi. Indonesia memiliki Farmakope Indonesia (FI).
Pilfer-Proof Cap
Tutup botol dengan tamper-evident ring yang putus saat dibuka pertama kali, menunjukkan bahwa produk belum pernah dibuka sebelumnya.
Press and Blow Process
Metode pembentukan botol kaca wide-mouth menggunakan plunger pressing lalu hembusan udara. Cocok untuk jar dan botol mulut lebar.
Lihat produk terkaitQ
QC (Quality Control)
Proses inspeksi dan pengujian kualitas pada setiap batch produksi. Pharmaglass memiliki laboratorium QC terintegrasi.
Lihat produk terkaitR
Rubber Teat (Bulb)
Komponen karet pada dropper assembly yang ditekan untuk menghisap dan melepaskan cairan melalui pipet kaca.
S
Screw Thread Finish
Jenis neck finish botol kaca dengan ulir untuk kompatibilitas dengan screw cap. Standar umum: GPI 400, 410, 415.
SEDEX SMETA
Audit etika perdagangan yang mencakup standar tenaga kerja, kesehatan & keselamatan, lingkungan, dan praktik bisnis etis.
Lihat produk terkaitSilica Sand (Pasir Silika)
Bahan baku utama pembuatan kaca (SiO2) yang membentuk 70-75% komposisi kaca. Kualitas silica sand menentukan kejernihan kaca.
Soda Ash (Natrium Karbonat)
Bahan baku kaca (Na2CO3) yang menurunkan titik lebur silica dan membuat proses peleburan lebih efisien.
Soda-Lime Glass
Jenis kaca paling umum terbuat dari silica, soda ash, dan limestone. USP Type III. Ekonomis untuk kemasan sirup dan produk oral.
Lihat produk terkaitStress Test
Pengujian tegangan internal pada botol kaca menggunakan polariscope. Botol dengan stress berlebih harus ditolak karena berisiko pecah.
T
Thermal Shock Resistance
Kemampuan kaca menahan perubahan suhu mendadak tanpa retak. Penting untuk botol yang menjalani proses sterilisasi atau hot-fill.
Traceability
Kemampuan melacak setiap batch produksi dari bahan baku hingga produk jadi. Persyaratan wajib cGMP untuk kemasan farmasi.
Type I Glass (USP)
Kaca borosilikat dengan ketahanan kimia tertinggi. Untuk kemasan obat injeksi, vaksin, dan produk farmasi sensitif.
Type II Glass (USP)
Kaca soda-lime yang telah di-treat (dealkalized) untuk meningkatkan ketahanan kimia. Untuk larutan asam, alkali, dan infus.
Type III Glass (USP)
Kaca soda-lime standar. Untuk kemasan sirup, obat oral, dan produk yang tidak sensitif terhadap interaksi kaca.
Lihat produk terkaitU
USP (United States Pharmacopeia)
Standar farmakope Amerika Serikat yang menjadi acuan internasional untuk klasifikasi kaca farmasi (Type I, II, III, NP).
V
Visual Inspection
Inspeksi visual menggunakan kamera otomatis untuk mendeteksi cacat seperti blistering, stones, cords, seeds, dan crack pada botol kaca.
Volume Capacity
Kapasitas isi botol kaca yang diukur dalam ml. Harus sesuai dengan klaim label. Pharmaglass menyediakan ukuran 15ml hingga 1000ml.
W
Wall Thickness
Ketebalan dinding botol kaca yang mempengaruhi kekuatan, berat, dan ketahanan termal. Harus seragam untuk mencegah stress point.
Wide Mouth (Mulut Lebar)
Botol atau jar kaca dengan diameter mulut besar, cocok untuk produk krim, powder, dan kemasan yang memerlukan akses lebar.
Lihat produk terkaitFAQ - Istilah Kemasan Kaca & Farmasi
Apa perbedaan antara kaca Borosilicate dan Soda-Lime?
Kaca Borosilicate (USP Type I) memiliki kandungan boron oksida yang tinggi, memberikan ketahanan termal dan kimia yang sangat baik. Kaca ini ideal untuk kemasan obat-obatan sensitif dan injeksi. Soda-Lime Glass (USP Type III) terbuat dari silica, soda ash, dan limestone, lebih ekonomis dan cocok untuk kemasan sirup, oral liquid, dan produk yang tidak memerlukan ketahanan kimia tinggi. Pharmaglass memproduksi kedua jenis kaca ini.
Apa yang dimaksud dengan Hydrolytic Resistance pada botol kaca farmasi?
Hydrolytic Resistance adalah kemampuan kaca untuk menahan degradasi kimia ketika berkontak dengan air atau larutan berair. Diukur melalui uji pelepasan alkali, kaca diklasifikasikan dalam USP Type I (paling tahan), Type II (treated soda-lime), dan Type III (soda-lime reguler). Semakin rendah pelepasan alkali, semakin baik kualitas kaca untuk kemasan farmasi.
Apa itu cGMP dan mengapa penting untuk produsen botol kaca?
cGMP (current Good Manufacturing Practice) adalah standar regulasi yang memastikan produk diproduksi dan dikontrol secara konsisten sesuai standar kualitas. Untuk produsen botol kaca farmasi seperti Pharmaglass, sertifikasi cGMP menjamin bahwa setiap botol yang diproduksi memenuhi persyaratan kebersihan, presisi, dan traceability yang dibutuhkan oleh industri farmasi.
Apa fungsi Annealing dalam produksi botol kaca?
Annealing adalah proses pendinginan kaca secara terkontrol di dalam lehr (oven pendingin) untuk menghilangkan tegangan internal (stress) yang terbentuk selama proses pembentukan. Tanpa annealing yang tepat, botol kaca akan rentan terhadap retak spontan atau pecah saat terkena perubahan suhu. Proses ini memastikan durabilitas dan keamanan botol kaca farmasi.
Apa yang dimaksud dengan ISO 15378 dan relevansinya untuk kemasan kaca?
ISO 15378 adalah standar internasional khusus untuk produsen kemasan primer (primary packaging) produk obat-obatan. Standar ini mengintegrasikan persyaratan ISO 9001 dengan tambahan persyaratan GMP yang spesifik untuk kemasan farmasi. Pharmaglass memiliki sertifikasi ISO 15378 yang menjamin bahwa botol kaca yang diproduksi memenuhi standar tertinggi untuk kemasan primer obat.
Butuh Konsultasi tentang Kemasan Kaca?
Tim ahli kami siap membantu Anda memahami spesifikasi teknis dan memilih kemasan kaca yang tepat untuk produk Anda.